Terbentuknya Gabungan Ayam Lokal Indonesia

Jakarta, Pertemuan koordinasi perunggasan telah dilaksanakan pada tanggal 25 Maret 2015 bertempat di Direktorat Perbibitan Ternak. Pertemuan bertujuan membahas perkembangan pembibitan ayam lokal dan isu-isu perunggasan di masyarakat. Pertemuan di pimpin oleh Direktur Perbibitan Ternak dan dihadiri Ketua Himpuli, Warso Unggul Gemilang, CV. Jimmy’s Farm, PT. Nudira Sumber Daya Indonesia, Siu Eng Farm, PT. Ayam Kampung Indonesia, CV. Trias Farm, CV. Citra Lestari Farm, CV. Putra Perkasa Farm, Prof. Sofjan Iskandar (Balai Penelitian Ternak-Bogor), Perwakilan Direktorat Budidaya Ternak dan Staf Direktorat Perbibitan Ternak.

Pertemuan diawali dengan arahan Direktur Perbibitan Ternak dilanjutkan diskusi tentang perkembangan pembibitan ayam lokal di Indonesia. Pembibitan ayam lokal sudah mulai banyak diusahakan secara komersial dan semakin tinggi minat masyarakat untuk membudidayakan ayam lokal. Para pelaku usaha pembibitan ayam lokal sangat antusias mengikuti pertemuan koordinasi ini, pada moment ini juga disepakati membentuk gabungan pembibitan ayam lokal dengan nama GAPALI (Gabungan Pembibitan Ayam Lokal Indonesia) dan mengangkat Bambang Krista (CV. Citra Lestari Farm) sebagai Ketua dan Angkoso Sudiantoro (Warso Unggul Gemilang) sebagai Sekjen GAPALI. Ketua dan Sekjen Gapali dalam waktu dekat akan menyusun kepengurusan dan AD/ART Gapali.

Dengan terbentuknya GAPALI diharapkan dapat menjadi forum komunikasi dan sebagai wadah silaturahmi para pembibit ayam lokal untuk kemajuan usaha pembibitan ayam lokal dan menyelesaikan masalah-masalah dan diharapkan kebutuhan bibit ayam lokal di Indonesia dapat terpenuhi.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Cegah Arsenik Ayam Impor, Daging Ayam Dianjurkan Diperiksa

Himpunan Peternak Unggas Lokal Indonesia (Himpuli) meminta Direkorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan meneliti daging ayam yang mengandung arsenik.  Sebab, daging ayam di Indonesia dikhawatirkan mengandung zat kimia berbahaya tersebut.

Menurut  Ketua umum Himpuli, Ade M Zulkarnain, Dirjen Peternakan dan kesehatan di kementerian pertanian harus meneliti kandungan arsenik pada ayam di Indonesia.  Sebab zat kimia arsenik tidak berpengaruh pada fisik ayam. Arsenik hanya bisa dilihat dari uji laboratorium.Katanya, uji zat kimia arsenik pada ayam bisa dimulai dari pasar yang menjual ayam dan ke industri peternak ayam. Tidak hanya ayam broiler,  daging ayam kampung pun juga bisa mengandung arsenik jika diberikan pakan non-alami yang diimpor dari Amerika.
facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

JENIS – JENIS PENYAKIT PADA AYAM

Ada beberapa jenis penyakit penting pada unggas khususnya ayam, baik itu ayam buras/kampung/lokal, ayam potong/broiler/pedaging, maupun ayam layer/petelur. Penyakit-penyakit pada ayam tersebut adalah Coccidiosis,Colisepticaemia,Penyakit IB, Penyakit Gumboro, Fowl Cholera/kolera unggas, Infectious Coryza, Pullorum, Flu burung (HPAI), ND, Botulism (Limberneck), Parasit Internal dan parasit eksternal. Berikut adalah penjelasan singkat mengenai penyakit pada ayam tersebut diatas.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail