Cara Beternak Ayam Kampung

Selamat datang di Citra Lestari Group, Kami akan mengulas artikel mengenai Cara Beternak Ayam Kampung yang sukses

Peluang Usaha Beternak Ayam kampung

Beternak ayam kampung memang menguntungkan. Banyak pengusaha peternakan ayam yang telah sukses membuktikan hal tersebut. Dengan peluang pasar yang menjanjikan, permintaan yang sedemikian besar dari masyarakat namun belum diimbangi dengan jumlah produksi yang besar. Hal ini akan menjadi bisnis yang menguntungkan bahkan bagi seorang pemula.

ayam kampung sehat

Peternakan Ayam Kampung

Beternak ayam bukanlah sesuatu hal yang baru di masyarakat kita. Banyak orang yang sudah membudidayakan ayam, hanya saja cara pembudidayaan tersebut kurang menghasilkan profit dan perlu cara-cara baru untuk mengembangkannya. Selama ini, masyarakat kita kebanyakan membudidayakan ayam kampung dengan cara diumbar atau ekstensif. Ayam-ayam tersebut dibiarkan mencari makan sendiri. Oleh karena itu, jika kita menginginkan hasil yang lebih, sudah saatnya kita mengubah cara lama tersebut dengan cara baru yaitu pembudidayaan ayam kampung secara intensif (ayam dikandangkan). Keuntungan yang diperoleh adalah penyakit pada ayam bisa lebih terkontrol jika ayam kampung dikandangkan (tingkat kematian ayam menjadi rendah) selain itu pemberian pakan yang lebih berkualitas bisa lebih efisien dan intensif diberikan jika dikandangkan.

Persiapan dan Cara Beternak Ayam Kampung

Sebelum memulai berbisnis ayam kampung, ikutilah langkah-langkah dibawah ini;

  1. Niat dan Semangat. Sejak awal, milikilah niatan yang kuat, semangat optimis dalam memulai usaha bisnis ternak ayam kampung ini. Nikmatilah prosesnya dengan sabar dan telaten, jangan terburu-buru untuk menikmati hasil.
  2. Perhatikan Lokasi Usaha Anda. Lokasi usaha dalam hal ini kandang ayam mesti dicermati sebaik mungkin. Kandang ayam diusahakan jauh dari pemukiman penduduk  dengan jarak minimal 10 meter. Cari lokasi yang dekat dengan sumber air. Perhatikan pula lokasi limbah ternak ayam, jangan sampai terlalu dekat dengan rumah warga sehingga mengganggu keharmonisan kehidupan Anda dalam bertetangga. Kandang ayam sebaiknya dibuat menghadap ke arah timur dan barat hal ini supaya ayam-ayam tersebut memperoleh kehangatan dari sinar matahari dengan cukup. Atap kandang bisa menggunakan terpal atau seng. Sedangkan dindingnya bisa menggunakan bilah bambu atau triplek. Dan bagian lantai kandang baiknya menggunakan semen yang diatasnya ditabur sekam atau serbuk gergaji untuk mempermudah sanitasi.
  3. Memilih Bibit Ayam Kampung Petelur atau Bibit Ayam Kampung Pedaging.Jika memilih untuk membeli bibit ayam kampung petelur maka yang menjadi fokus perhatian adalah ayam betina. Nah, hal-hal yang perlu dicermati untuk memilih bibit ayam betina petelur yang berkualitas ini adalah sebgai berikut;
  4. Pilih jenis ayam kampung petelur unggul misalnya seperti ayam kedu, ayam arab
  5. Pilih bibit yang memiliki ciri fisik bagus seperti mata bersinar, perawakannya sehat tidak cacat, sayap kuat dengan bulu yang tumbuh merata bersih dan mengkilap. Jarak antara ujung tulang dada dengan daerah dubur sekitar 3 jari.

Jika ayam kampung petelur, bibit yang biasanya diambil adalah ayam betina, maka untuk ayam kampung pedaging, bibit ayam yang diambil adalah DOC ayam jantan. Penyebabnya karena pertumbuhan ayam jantan relatif lebih cepat dibanding dengan ayam betina. Beberapa kiat-kiat jitu dalam memilih bibit DOC ini diantaranya sebagai berikut;

  1. Pilih jenis ayam yang memiliki produktifitas daging cukup tinggi seperti misalnya ayam bangkok dan ayam pelung.
  2. Pilih bibit ayam yang unggul, dapat dilihat dari ciri-ciri fisik ayam yang sehat, tegap,  dan lincah

Demikianlah artikel singkat mengenai persiapan berikut cara beternak ayam kampung, semoga bermanfat.

Informasi menarik lainnya : Peternakan Ayam di Bekasi

Comments

comments