Info Praktis : Belajar Budi daya ayam

 Info Praktis : Belajar Budi daya ayam | Untuk mendapatkan hasil ternak unggas yang baik dan sehat, seperti misalnya ayam , diperlukan pengetahuan yang memadai tentang cara membudi dayakan ayam atau unggas tersebut. JIka Anda mencari informasi melalui google, Anda akan dengan mudah mendapatkan info tersebut. Ketik kata kunci “  Belajar Budi daya ayam “ pada kolom URL, maka akan tersaji aneka pengetahuan praktis tentang hal hal yang ingin Anda ketahui yang berkaitan dengan kata kunci tersebut di atas.

Dari SEO tentang hal tersebut di atas, selanjutnya Anda  tentukan jenis ayam yang ingin Anda budi dayakan. Ulasan berikut akan sedikit memberi Anda sedikit gambaran hal hal yang penting untuk diingat dan harus Anda perhatikan jika ingin menjadi peternak yang sukses.

A. Syarat Lokasi

Secara umum, beberapa persyaratan lokasi peternakan yang disyaratkan apabila Anda ingin Belajar Budi daya ayamadalah  :

  1. Lokasi peternakan harus berada jauh dari pemukiman warga. Hal ini untuk mencegah terjadinya polusi baud an suara gaduh yang ditimbulkan ayam ayam tersebut.
  2. Lokasi peternakan berada dekat atau mudah diakses dari lokasi pemasaran seperti pasar.
  3. Lebih disarankan agar lokasi peternakan  tidak berpindah pindah atau bersifat tetap demi menghindari terjadinya stress pada unggas peliharaan.

B. Jenis Ayam

Ayam Petelur

Ayam petelur dapat dibedakan menjadi dua golongan yaitu Ayam Petelur Medium dan Ayam Petelur Ringan. Hal mendasar yang menjadi alasan utama pengklasifikasiannya adalah sebagai berikut :

  1. Dari segi berat badan, ayam petelur ringan jauh lebih kecil berat tubuhnya dibvandingkan ayam petelur medium..
  2. Ayam petelur ringan berjengger merah dan kebanyakan warna bulunya putih, sedangkan ayam petelur medium  cenderung memiliki warna bulu kecoklatan.
  3. Warna telur yang dihasilkan ayam petelur ringan cenderung berwarna putih dengan bobot yang ringan. Sedangkan telur ayam petelur medium biasanya berwarna coklat dengan bobot yang lebih berat sehingga lebih laku di pasaran..

Ayam Potong

Memelihara ayam potong pada umumnya saat ini sudah banyak didukung oleh pemilik modalcdengan peternak.. Hal ini menjadi semacam kerjasama yang saling menguntungkan. Karena dukungan yang baik akan menghasilkan ternak potong yang baik pula, dalam arti unggas ayam akan memiiliki bobot yang lebih berat dan terjamin makanannya. Sistem yang ditawarkan biasanya adalah bagi hasil 50 : 50 antara peternak dengan pemilik modal. Pemilik modal menyediakan semua kebutuhan yang diperlukan untuk pemeliharaan ternak potong, Untuk pemasarannyapun pihak pemilik modal biasanya akan membeli kembali hasil ternak Anda , sehingga hasil yang Anda terima adalah hasil bersih setelah dikurangi biaya produksi atau pemeliharaan secara menyeluruh, diantaranya meliputi biaya pakan, biaya tenaga kerja, biaya kirim, dan lain lain. Anda cukup menyediakan kandang dan alat alat yang dibutuhkan untuk pemeliharaan.

Mekanisme pemeliharaan ayam potong :

  1. Anak ayam harus diletakkan secara perlahan di kandang. Hindari peletakan dengan cara melemparnya karena akan berkibat cacactnya anak ayam.
  2. Jaga suhu kandang, hindari penggunaan kipas angin. Lebih disarankan untuk membuat ventiladsi serta sirkulasi udara yang baik. Hal ini agar ayam tidak stress sehingga mereka akan enggan makan dan menjadi kurus.
  3. Perhatikan bunyi anak ayam, untuk mengontrol kenyamanan mereka. Jika bunyi mereka lembut dan bernada rendah,  itu artinya mereka nyaman dengan situasi kandang, pakan mereka, kadar suhu kering kandang, Anak ayam yang gelisah karena situsi dan kondisi kandang secara menyeluruh, biasanya mereka akan menciak atau berbunyi riuh dan berisik.

Nah dari uraian singkat di atas tentang Belajar Budi daya ayam, semoga bermanfaat  bagi Anda. Selamat beternak ..

Informasi sebelumnya : Telur Ayam Kampung Berkolesterol, Benarkah ?

Comments

comments